Kota Bogor – Jajaran Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan secara konsisten melaksanakan operasi pemberantasan minuman keras (miras) di wilayah hukumnya. Kegiatan ini menyasar para penjual miras yang masih nekat beroperasi di wilayah Tanah Sareal.
Operasi miras tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah Kapolresta Bogor Kota Polda Jawa Barat Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., yang menegaskan komitmen Polresta Bogor Kota untuk mewujudkan wilayah hukum yang bebas dari peredaran minuman keras atau zero miras.
Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy, menegaskan bahwa kegiatan operasi miras akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga tidak ada lagi peredaran dan penjualan minuman keras di wilayah Tanah Sareal.
“Kami terus menerus melaksanakan operasi terhadap penjual miras sampai benar-benar mencapai titik nol, sehingga tidak ada lagi penjual minuman keras di wilayah hukum Polsek Tanah Sareal,” ungkap Kompol Doddy, Rabu (13/01/2026).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Polsek Tanah Sareal terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat. Peredaran miras dinilai menjadi salah satu pemicu terjadinya berbagai gangguan kamtibmas, seperti tindak kriminalitas dan tawuran.
Dalam pelaksanaannya, operasi miras dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas) bersama anggota piket fungsi. Untuk menunjang efektivitas di lapangan, Polsek Tanah Sareal juga berkolaborasi dan bersinergi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Terhadap toko atau tempat usaha yang masih membandel menjual minuman keras, petugas akan melakukan tindakan tegas sesuai ketentuan, termasuk penyegelan.
“Kami ingin menciptakan wilayah hukum Polsek Tanah Sareal yang benar-benar zero miras,” pungkas Kapolsek.
Melalui kegiatan operasi miras yang rutin dan berkesinambungan ini, diharapkan dapat menekan angka kriminalitas serta mencegah terjadinya aksi tawuran, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Tanah Sareal tetap kondusif.
